Make your own free website on Tripod.com

Enter content here

Enter content here

Enter content here

(PIJAT KELINCI)

Hal ini mungkin masih sangat aneh bagi orang Indonesia pada umumnya, karena kita seringkali lebih suka "mengurung" kelinci di kandang kecil  di pojok halaman, jauh dari rumah dan tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pemiliknya.

Pijatan pada hewan penting untuk melengkapi rasa sayang, dan berguna untuk menjaga kesehatan hewan tsb. Bersamaan dengan kunjungan yang teratur ke dokter hewan, pijatan memberikan banyak keuntungan bagi hewan peliharaan anda, termasuk menghilangkan stress (ingat bahwa kelinci adalah hewan yang mudah stress), stimulasi/rangsangan pada sistem pencernaan, pernapasan dan sistem saraf, meningkatkan kelenturan otot, dan mempererat ikatan antara manusia dan hewan kesayangannya.

Kelinci sangat mudah terjangkit penyakit-penyakit yang berhubungan dengan stress dan dapat susah dipegang saat melakukan "grooming" dan saat berkunjung ke dokter hewan. Secara alami, mereka takut digendong dan dikurung. Hal ini dapat dikurangi dengan memberikan pijatan yang teratur.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu Anda mengubah "Thumper, setan kecil yang galak" menjadi "Thumper, malaikat kecil yang manis".

 

Persiapan :

  1. Pertama, perhatikan jadwal aktivitas alami kelinci Anda. Kebanyakan kelinci lebih waspada dan aktif pada pagi (jam 6-9 pagi) dan sore hari (jam 4 sore-7 malam). Pijatan sebaiknya diberikan pada jam-jam tersebut karena pada saat itulah si kelinci lebih merespon pijatan anda.
  2. Tunggu setidaknya 30 menit setelah si kelinci makan, dan, karena kelinci sangat sensitif terhadap bau-bauan, cucilah tangan Anda dengan sabun sampai bersih (kalau bisa menggunakan sabun yang tidak berbau).
  3. Bereksperimenlah sampai Anda menemukan tempat yang paling nyaman untuk sesi pijatan ini. Untuk kelinci yang tidak biasa dipijat, tempat yang paling pas adalah di atas meja. Alasi meja tersebut dengan keset non-slip dan lapisi atasnya dengan handuk bekas. Anda bisa juga memijat si kelinci di lantai yang sudah dialasi karpet/keset. Tapi biasanya, kelinci yang sudah terbiasa dipijat dan memiliki sifat dominan akan cenderung memilih sendiri tempat yang 'menurut si kelinci' paling pas. Perhatikan bahasa tubuh yang unik dari kelinci Anda (ada baiknya Anda lihat dulu "Bahasa Tubuh Kelinci").
  4. Pastikan Anda sedang tidak buru-buru. Lenturkan tangan dan bahu Anda, dan tarik napas dalam-dalam, lalu hembus perlahan... Sesi pijatan ini haruslah menyenangkan untuk Anda dan si kelinci. Rasa percaya si kelinci pada Anda akan berkembang perlahan-lahan. Jika si kelinci sudah merasa percaya pada Anda, dia tidak akan "nakal" lagi. Si kelinci akan menyadari perbedaan antara pijatan dan elusan biasa. Mulailah dengan beberapa menit, kemudian tambahkan waktu secara bertahap.
  5. Kumpulkan semua perlengkapan yang diperlukan. Mungkin bantalan sofa untuk tempat duduk Anda dan nyalakan musik klasik atau musik lain yang berirama lembut. Sediakan lap kering di dekat Anda karena pijatan bisa saja (tapi tidak selalu) merangsang kantung kemih si kelinci. Isi botol spray kecil dengan air untuk dipakai pada akhir pijatan.

 

Sesi pijatan:

  1. Mulailah dengan mengarahkan wajah si kelinci menjauhi Anda (supaya si kelinci bisa melihat anda dengan jelas) dan sapukan salah satu telapak tangan Anda ke seluruh tubuh kelinci, mulai dari wajah (kepala) sampai bokongnya. Ulangi 3-4 kali. Perhatikanlah daerah-daerah yang sensitif. Selalu sapukan tangan Anda sesuai sengan arah pertumbuhan bulu si kelinci dan cobalah untuk menaruh tangan Anda yang satu lagi di tubuh kelinci selama sesi pijatan. Kelinci membutuhkan rasa "seperti di dalam tanah", sehingga menaruh salah satu tangan pada daerah bahu kelinci akan membuatnya merasa aman.
  2. Selanjutnya, elus dengan lembut hidung dan dahi, sekitar mata, dan lanjutkan ke arah belakang kepala (tengkuk). Dengan lembut, elus telinga mulai dari pangkal (dekat kepala) sampai ke ujung. Sentuh telinga dengan lembut di antara jari telunjuk dan ibu jari Anda. Luangkan beberapa saat pada wajah dan telinga si kelinci. Ada banyak titik-titik tekanan akupunktur disini  dan Anda akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk pencegahan penyakit pada saat yang sama. Perhatikan adanya pembengkakan, daerah yang basah/lembap, dan kulit yang pecah-pecah. Beritahukan hal ini pada dokter hewan Anda.
  3. Sesaat setelah si kelinci mulai rileks dan tenang (telinga dalam keadaan rileks seperti ketika anda sedang mengelusnya.... si kelinci biasanya juga akan menggerakkan gigi gerahamnya dengan lembut sebagai isyarat dia suka dipijat seperti ini), mulailah membuat lingkaran-lingkaran kecil sebesar uang koin pada sebelah kiri dari tulang belakang dengan arah berlawanan jarum jam. (jika memijat bagian sebelah kanan, searah jarum jam). Gunakan ibu jari anda untuk membuat lingkaran-lingkaran tersebut sementara keempat jari yang lain memegang tubuh si kelinci dengan lembut. Kerjakan bertahap dari bahu ke pinggul, hati-hati dan GUNAKAN TEKANAN YANG LEMBUT SAJA. JANGAN PERNAH MEMIJAT LANGSUNG DI TULANG BELAKANG!
  4. Setelah anda selesai mengerjakan bagian sebelah kiri, kerjakan bagian sebelah kanan. Pijatlah searah jarum jam. Langkah berikutnya sama seperti saat memijat sebelah kiri. Keempat poin ini cukup untuk beberapa sesi permulaan sampai si kelinci terbiasa (sekitar 10 kali pijatan). Untuk penutup, sapukan seluruh tangan anda ke badan kelinci mulai dari kepala ke bokong (seperti poin 1) sebanyak 3-4 kali.
  5. Jika si kelinci menikmati pijatan anda, lanjutkan dengan sentuhan ringan di sekitar keempat kakinya, melewati setiap sisi dada, dan kemudian lanjutkan ke belakang di daerah panggul. Ketiga hal ini harus dilakukan bertahap, agar si kelinci tidak "kaget" dan menendang Anda.
  6. Setelah si kelinci terbiasa dan "kecanduan" dengan pijatan-pijatan singkat, Anda dapat melanjutkan ke daerah yang paling sulit, termasuk elusan di jari-jari kakinya, sekitar ekor, dan akhirnya, sapuan-sapuan yang lembut di setiap sisi perut kelinci. Ingatlah, hal-hal ini harus dilakukan bertahap. Banyak kelinci yang menyukai ritme "rock n roll"  dari kedua tangan Anda pada bahunya, saat Anda mengganti tangan untuk "menggulung" kulit kelinci dengan lembut(kulitnya bisa dicubit dengan lembut) dari kiri ke kanan. Tujuan utamanya adalah agar si kelinci menerima tangan lembut anda membuat lingkaran-lingkaran besar searah jarum jam di seluruh daerah perutnya. Pijatlah perutnya dengan si kelinci berada dalam posisi berdiri ( cat-stretch standing position) atau peluk si kelinci seperti bayi di lengan anda, dengan 1 lengan menopang badannya dan satu lagi memijat perutnya. Anda dan dokter hewan Anda akan sangat terbantu untuk teknik ini ketika si kelinci menderita Gastrointestinal Stasis (usus tidak bergerak). Kelainan-kelainan saluran cerna dapat menimbulkan rasa sakit yang disebabkan adanya produksi gas dalam usus dan pijatan yang lembut di perut dapat mengurangi rasa sakit tersebut sampai dokter hewan dapat memberikan pengobatan dengan cairan dll. Perhatian: JANGAN PERNAH MEMIJAT PERUT KELINCI JIKA PERUTNYA MEMBESAR DAN KERAS! Segera bawa si kelinci ke dokter hewan jika Anda mencurigai adanya G.I. Stasis.
  7. Akhiri pijatan dengan menyemprotkan air (dari botol spray) ke kedua tangan anda, kemudian sapukan kedua tangan Anda ke seluruh bulu yang rontok di badan kelinci dari kepala ke bokong, juga bagian bawah badannya. Tangan Anda yang lembap akan melepaskan bulu yang rontok setelah dipijat. Tangkupkan dan sapukan kedua tangan Anda, dan voila` , bulu-bulu itu terkumpul semua. Anda pasti tidak mau si kelinci menelan bulu-bulu itu! Rasa sayang "si bola bulu imut" pada Anda sama besarnya dengan  keinginan alaminya untuk menjilati bulunya sendiri sampai dia tercium seperti seekor kelinci yg patut disegani; menjilati dan menelan bulu-bulu rontok itu dapat menyebabkan sumbatan hairball pada ususnya.
  8. Yang terakhir dan tidak boleh dilupakan, rehidrasi sangatlah penting. Selalu berikan sayuran segar yang dibasahi air pada si kelinci setelah dipijat.

 

Mulailah mengeksplorasi dunia pijatan dengan hewan kesayangan Anda. Hal ini akan sangat menguntungkan Anda dengan menemukan kewaspadaan yang meningkat pada kesehatan dan kondisi tubuh kelinci Anda, lebih mudah untuk menggendong Thumper di tempat praktek dokter hewan, dan acara grooming yang bebas stress. Yang paling penting, anda akan membuat ikatan yang lebih dekat dengan kelinci rumahan anda melalui rasa sayang, percaya, dan kondisi individu masing-masing.

 

Dikutip dari:

THE BLISSFUL BUNNY, Massage for Rabbits.   

Basic Massage for Happy House Rabbits.

By Jodi McLaughlin, A.M.P.

 

 

Bacaan yang dianjurkan:

-         THE RELAXED RABBIT, Chandra Moira Beal.

-         ACU-CAT, Nancy Zidonis and Amy Snow.

-         THE TELLINGTON TOUCH, Linda Tellington-Jones.